Jumat, 13 Juli 2012

Ridwan dan Kayamba, menangkan Sriwijaya FC

M. Ridwan ( Goal.com )
Perburuan yang dilakukan oleh pemain Sriwijaya FC untuk menjadi sang juara dalam kompetisi Indonesian Super League musim 2011/2012 akan segera berakhir jika berhasil mengalahkan Persela Lamongan pada hari Rabu 20 Juni 2012 nanti. Hal ini dikarenakan pada pertandingan sebelumnya, Sriwijaya FC berhasil mengalahkan Arema Indonesia dengan kedudukan akhir 2-1 pada hari Minggu 16 Juni 2012 yang lalu.

Bertempat di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, para pemain Sriwijaya FC langsung menekan pertahanan Arema Indonesia ketika wasit Oki Dwi Putra Senjaya meniupkan peluit tanda babak pertama dimulai. Berbekal kemenangan besar yaitu 5-1 melalui tiga gol yang dicetak oleh Hilton Moreira pada menit ke 22, 37, dan 39, serta dua gol dari Keith Kayamba Gumbs yang dicetak pada menit ke 86 dan 91 ketika bertandang ke markas Arema Indonesia pada 08 Januari 2012 yang lalu, pemain Sriwijaya FC terlihat memiliki motivasi yang sangat tinggi untuk mengalahkan klub yang dilatih oleh Suharno tersebut.

Tetapi siapa yang menyangka, ternyata Arema Indonesia pada saat pertandingan tersebut, jauh berbeda dengan Arema Indonesia pada saat pertandingan pertama yang dilaksanakan pada putaran pertama yang lalu. Para pemain Sriwijaya FC mengalami sedikit kesulitan untuk mencetak gol dikarenakan bagusnya pertahanan Arema Indonesia dan juga sangat baiknya penampilan penjaga gawang Arema Indonesia yaitu Kurnia Meiga Hermansyah.

Sriwijaya FC, ada apa dengan mu?

Ada apa denganmu ( blogspot / faizmauberkelana )
Kembali, Sriwijaya FC mendapatkan kekalahan yang kedua kali setelah tidak pernah terkalahkan selama 20 kali pertandingan yang dilalui. Sebelumnya, Sriwijaya FC menderita kekalahan 0-3 ketika menghadapi Persija pada hari Minggu tanggal 24 Juni 2012 yang lalu dan pada pertandingan kali ini, ketika menghadapi PSPS Pekanbaru, Sriwijaya FC harus mengakui kemenangan PSPS 1-0 melalui gol yang dicetak oleh Zaenal Arif.

Bermain di Stadion Kuantan Singingi Sport Center penampilan pemain Sriwijaya FC berada dibawah normal. Tendangan-tendangan yang akurat, umpan-umpan yang matang, dan kerja sama tim yang biasa ditunjukkan pada pertandingan sebelumnya, tidak terlihat pada pertandingan melawan PSPS ini. Entah apa yang sedang dirasakan oleh pemain, pertandingan ini sangat membuat penikmat sepak bola dan penggemar Sriwijaya FC menjadi bertanya-tanya. Ada apa dengan Sriwijaya FC?

Lupakan Persija, hadapi PSPS

Hendry Zainuddin ( Facebok.com )
Pemain Sriwijaya FC harus segera melupakan hasil kekalahan yang didapatkan ketika bertanding melawan Persija pada hari Minggu, 24 Juni 2012 yang lalu di Stadion Gelora Bung Karno. Kini saatnya para pemain Sriwijaya FC menatap pertandingan selanjutnya yaitu menghadapi tuan rumah PSPS pekanbaru pada hari Kamis tanggal 28 Juni 2012 nanti

Seperti kita ketahui sebelumnya bahwa Sriwijaya FC mendapatkan kekalahan perdana setelah tidak pernah terkalahkan selama 20 kali pertandingan terakhir. Pada pertandingan melawan Persija tersebut, Sriwijaya FC bertanding tanpa diperkuat oleh Thierry Gathuessi dan Lim Joon Sik dikarenakan suatu alasan tertentu. Dua gol yang dicetak oleh Rachmat Affandi pada menit ke 17 dan menit ke 63 serta satu gol yang dicetak oleh Pedro Javier Velazquez Insfran berhasil membuat malu sang juara Indonesian Super League musim 2011/2012 tahun ini.

Nanti, ketika Sriwijaya FC bertanding menghadapi tuan rumah PSPS Pekanbaru, sangat besar kemungkinan tidak akan diperkuat oleh penjaga gawang utama yaitu Ferry rontisulu. Ferry diperkirakan tidak bisa turun bertanding dikarenakan mengalami cedera pada kakinya.

Sedangkan pada klub PSPS Pekanbaru, Patrice Nzekou Nguenheu dan Dedi Gusmawan tidak bisa diturunkan pada pertandingan tersebut.

Ketika kejujuran dipertanyakan

Jujur ( internet  / sibatu.blogspot.com )
Sebagian besar diantara kita pasti akan sangat marah besar dan mungkin akan kesal ketika kita dibohongi, walapun tanpa kita sadari, kita juga sering membohongi orang lain. Memang begitulah kebiasaan sebagian manusia yang hanya ingin mendapatkan keuntungan diri sendiri dan merugikan orang lain tanpa mau dirugikan.

Salah satu contohnya adalah ketika Sriwijaya FC menghadapi Arema Indonesia pada hari Minggu tanggal 16 Juni 2012 yang lalu. Pada saat itu, penonton yang datang ke Stadion guna menyaksikan pertandingan tersebut, sangatlah sedikit. Selain dikarenakan cuaca pada hari tersebut sangat panas, pergantian waktu pertandingan juga turun mempengaruhi kurangnya jumlah penonton pada pertandingan tersebut.

Tidak sedikit penjual tiket yang mendapatkan kerugian pada pertandingan tersebut. Biasanya, ketika lima belas menit sebelum pertandingan dimulai, para penjual tiket sudah masuk ke dalam stadion guna menyaksikan pertandingan ataupun pulang kerumah masing-masing karena tiket yang mereka miliki telah habis terjual.

Rekor itu pun patah

Rahmat Affandi ( Internet / Suarajakarta.com )
Sriwijaya FC, pada musim 2011/2012 dikenal sebagai salah satu klub sepak bola yang terbaik di Indonesia. Pada pertandingan yang ke 30 atau sejak melawan Pelita Jaya di Stadion Singaperbangsa pada tanggal 03 Desember 2011 sampai ketika Sriwijaya FC melawan Persela Lamongan pada tanggal 20 Juni 2012 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sriwijaya FC telah mendapatkan kemenangan sebanyak 23 kali, hasil imbang sebanyak 4 kali, dan kalah sebanyak 3 kali. Berdasarkan jumlah tersebut Sriwijaya FC mendapatkan 73 poin dengan jumlah memasukkan gol lebih banyak daripada jumlah kemasukkan gol jika dibandingkan dengan klub yang lainnya yaitu memasukkan gol sebanyak 68 kali dan kemasukkan sebanyak 26 gol.

Tetapi rekor positif tidak pernah terkalahkan 20 pertandingan terakhir, akhirnya berhasil dipatahkan oleh klub lain yaitu Persija. Persija berhasil menjadi pemenang setelah menaklukkan Sriwijaya FC dengan kedudukan akhir 3-0 di stadion Gelora Bung Karno pada hari Minggu tanggal 24 Juni 2012 yang lalu melalui dua gol yang dicetak oleh Rachmat Affandi dan satu gol dari Pedro Javier Velazques Insfran.

Sabtu, 07 Juli 2012

Sriwijaya FC, kamu tidak sendirian

Sriwijaya Mania dan Simanis ( beritapagi.co.id )
Sriwijaya FC termasuk beruntung karena pada setiap pertandingan yang akan dijalani, kemungkinan besar akan diikuti oleh supporter setia mereka. Simanis, Sriwijaya Mania Sumsel, dan Singa Mania yang selalu setia memberikan dukungan kepada pemain Sriwijaya FC untuk mendapatkan hasil terbaik yaitu kemenangan di setiap pertandingan.

Ketika Sriwijaya FC menjalani tour Papua menghadapi Persidafon, dan Persiram yang secara letak geografisnya sangat jauh dari kota Palembang, beberapa orang dari kelompok supporter Singa Mania turut hadir guna memberikan dukungan. Hasilnya cukup lumayan, ketika menghadapi Persidafon, Sriwijaya FC berhasil menahan imbang 2-2 melalui gol yang dicetak oleh Keith Kayamba Gumbs pada menit ke 53 dan Thierry Gathuessi pada menit ke 81. Kemudian ketika menghadapi Persiram, Sriwijaya FC berhasil menang 2-1 melalui gol yang dicetak oleh Hilton Moreira dan Thierry Gathuessi.

Selamat datang Alkayla

Ferry dan Anisha (http://pege17.wordpress.com)
Minggu tanggal 01 Juni 2012, sebagian penggemar Sriwijaya FC yang menyaksikan pertandingan antara Persiba Balikpapan melawan Sriwijaya FC, mungkin akan bertanya mengapa penjaga gawang utama, Ferry Rotinsulu, tidak diturunkan sebagai pemain utama dan ternyata yang turun sebagai penjaga gawang utama adalah Rifky Mokodompit.

Seperti kita ketahui bersama bahwa Ferry Rotinsulu tidak menjalani akumulasi kartu kuning dan turut terbang ke Balikpapan guna menjalani pertandingan tersebut. Namun ternyata, beberapa jam sebelum pertandingan berlangsung, Ferry meminta izin kepada Pelatih dan Manajemen Sriwijaya FC untuk pulang ke Palembang.

Ferry meminta izin pulang ke Palembang guna menemani sang istri yang bernama Anisha Katarima telah melahirkan seorang anak perempuan melalui operasi Caesar. Anak perempuan tersebut lahir pada pukul 03.00 WIB di Rumah Sakit RK. Charitas dengan berat 3,2kg dan panjang 48cm.

Maaf, kami kembali Juara

Sriwijaya FC Juara ISL 2011/2012 (duniasoccer.com)
Rabu tanggal 20 Juni 2012 yang lalu, merupakan hari yang bersejarah bagi masyarakat Sumatera Selatan, Pelatih dan Pemain Sriwijaya FC, dan juga penggemar Sriwijaya FC dimanapun berada. Pada hari tersebut, Sriwijaya FC memastikan diri menjadi juara Indonesian Super League (ISL) musim 2011/2012 setelah menang 3-0 melalui dua gol yang dicetak oleh M. Ridwan dan satu gol yang dicetak oleh Keith Kayamba Gumbs ketika menghadapi Persela Lamongan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Aroma juara yang semakin dekat dan semakin pasti jika Sriwijaya FC bisa berhasil mengalahkan Persela, membuat animo masyarakat penggemar Sriwijaya FC untuk menyaksikan pertandingan tersebut secara langsung di Jakabaring, semakin meningkat. Terbukti, pada pertandingan yang disiarkan secara langsung oleh AnTv tersebut, seluruh bangku di semua tribun hampir semuanya penuh diisi oleh penonton. Bahkan ada penonton yang berdiri guna menyaksikan pertandingan penentuan tersebut.